skip to main | skip to sidebar

Waktu Batam


Arsip Tulisan

  • ▼ 2013 (38)
    • ▼ Desember (1)
      • Dimas & His mom
    • ► Oktober (7)
      • Saya malu!
      • Idul Adha 1434 H
      • Arafah Day
      • Tingkah Polah Mahasiswa-Dosen
      • Tanyakanlah dan Ini Jawab ku!
      • Cerita Akhir Pekan di Ocarina
      • Cerita Dapur: Periuk Dung!
    • ► September (2)
      • I'm Sam
      • Bukan Hal yang Baru!
    • ► Agustus (6)
      • Semua Kabar Baik!
      • Di Bawah Bukit Bintan: Saya Cinta!
      • STOP The Blaming Game!
      • Alhamdulillah!
      • Saya Lelah!
      • Ayat Favorite-ku, kamu?
    • ► Juli (2)
      • Single?
      • FEAR
    • ► Juni (1)
      • He "Called" Me
    • ► Mei (10)
      • Welcome June!
      • Diam dalam Hujan
      • Lempar Jauh-Jauh!
      • Berjuta Rasanya by Tere Lije
      • Tidak Seperti Kelihatannya
      • Betah di terminal bus! (Terminal Berpadu Selatan)
      • Jangan teriak! Aku Paham!
      • I'm Dancing with "Nirmala"
      • We Love You, mamak!
      • Mainan baru! I'm happy!
    • ► April (4)
      • Velly (Pelajaran tentang Rasa)
      • Trip Perdana (Galang-Pinang)
      • Kalau Saja (Ada Pilihan)
      • Mamak, love you!
    • ► Maret (3)
      • Pecahlah Sudah
      • Mimpi Itu Semangat Hidup
      • Dibakar Hingga ke Akar
    • ► Februari (1)
      • Memulai bahagia: shella untuk kakak azza
    • ► Januari (1)
      • Coretan: Mimpi dan Hati
  • ► 2012 (3)
    • ► Desember (3)

Followers


Tulisan Dian

Minggu, 01 Desember 2013

Dimas & His mom

Hmmm...tak semua bisa dikiaskan lewat kata-kata, pertama tulisan ini adalah bentuk rasa syukur karena punya teman seperti keluarga sendiri. Namanya mbak nita, ketemunya tahun 2008 di tempat kerja. Sepertinya cuma 2 bulan kerja bareng, habis itu pisah aktivitas masing-masing dan alhamdulillah sampai sekarang masih berteman ^^.

Nah dimas tu anaknya yang pertama, saya berdo'a semoga nambah satu lagi (amiiinnnn). Hebohhh bener waktu si dimas ini lahir, baru lahir mbak nit nit langsung telepon dengan antusias karena lahiran di yogya. Semangat banget ceritanya ni mbak tentang proses lahiran yang baru selesai sejam sebelumnya, habis itu gak bisa dihubungi. Sempat khawatir, dan ternyata ada operasi berikut yang harus dilewati. Dimas kalau udah bisa baca harus baca tulisan ini tentang perjuangan si mama nita. :')

Ini mbak nita penghibur banget bisa jadi kayak soimah, bukan nunung soalnya si mbak nita ini kurus :p. Rumahnya mbak nita ni jadi rumah singgah, mau pas senang ataupun lagi termehek-mehek. Cuma sejak ada dimas kalau lagi curhat, si dimas suka ngerecokin pas termehek-mehek jadi buyar.

Lebih tepatnya seperti punya kakak sendiri, hmmm sering dapat hadiah kadang yang ultah mbak nita atau dimas tapi saya yang dikasi hadiah :))) , kadang uang jajan, plus omelan yang buat sadar kalau selama ini saya pingsan :))

Dan saya juga sering dapat telpon dari mbak nit not ini, yang beritanya menurut saya konyol. Kadang cuma telpon tanya makan apa, terus pernah telpon cerita PRT sebelah rumah yang logatnya lucu, kadang membahas kabar tentang dunia selebritis saat ini *halaah.

Kadang saya memahami, hal-hal sederhana tersebut berdampak besar terhadap mood saya pada hari itu. Salah satunya, fokus pada teman dan sahabat yang menyayangi kita, dan abaikan yang tidak.

Saya terharu sebelum berangkat u/ diklat di depok sejak 18 november dan insyaallah berakhir 11 desember nanti. Saya dibawain bekal, coklat, abon dan uang saku :'). Ini bukan karena bentuk barangnya tapi bentuk perhatiannya.

Sepertinya mbak nit not ini benar seorang psikolog, hehehe dia tau bagaimana menangani temannya galau. :))))

Dulu, sekitar hampir 2 tahun yang lalu, kami sama-sama mempunyai do'a yang ingin dikabulkan segera oleh Allah dan kami coba saling menyemangati. Akhirnya do'a mbak nita ini terjawab tahun 2012 :'). Dan saya memutuskan untuk tidak pernah berputus asa ^^.

I love u dimas and mbak nit not :*

#latepost

Diposting oleh Unknown di 08.04 0 komentar

Jumat, 18 Oktober 2013

Saya malu!

Saya malu sekali....
Saya malu...
Saya malu dengan yang telah saya katakan,
Saya malu dengan yang telah saya perbuat,

Sungguh maha besar Allah yang menutup aib saya,
Saya malu sekali,
Sungguh malu, malu sekali..
Tolong saya ya rabb...
Tolong saya...
Kalau rasa malu ini yang menjaga saya, maka tolong hamba untuk  menghilangkan rasa gelisah, sedih, kecewa karena merasa dijauhi dan dihindari...

Tolong hamba ya rabb, karena engkau sebaik-baik tempat untuk memohon pertolongan.

Kalau saja, tidak mengenal kata tanggung jawab, sudah lama saya hentikan langkah ini.

Kalau saja, saya tidak malu dengan impian yang lebih dulu ada sebelum ini, sudah jauh saya berlari.

Semoga ketika gelap ini usai, dan muncul pagi, Engkau berkenan selalu  menguatkan hati.

Diposting oleh Unknown di 06.47 0 komentar

Senin, 14 Oktober 2013

Idul Adha 1434 H

Selamat Hari Raya Idul Adha 1434 H ^^

Allahummaj'alhum hajjan mabruura, wa sa'yan masykuura, wa dzanban maghfuuraa, wa 'amalan shaliha maqbuulaa, wa tijaaratan lan tabuur.

Ya Allah, anugerahilah mereka haji yang mabrur, sa'I yang disyukuri, dosa yang diampuni, amal shalih yang diterima, dan usaha yang tak pernah merugi.

"Tiada seorang muslimpun yang mendo'akan kebaikan terhadap saudaranya ketika saudaranya tersebut tidak berada di sisinya, melainkan seorang malaikat yang diwakilkan akan berkata 'semoga engkau juga akan diberi karunia yang sama'." (H.R. Muslim)

Idul Adha setahun yang lalu, berkesan sekali, di hari itu, nama saya tercantum dalam penerimaan CPNS UMRAH. Saya tidak tau harus bahagia atau bagaimana, karena menjadi PNS bukan tujuan saya. Akhirnya, kebahagiaan itu akhirnya muncul karena orang tua saya bahagia, karena menginginkan anaknya menjadi PNS. Alhamdulillah...keinginan mereka dapat diwujudkan. Ingat kata bapak, "berarti tinggal jodoh ya nak"...
:')

Idul Adha tahun ini, hujan deras turun di Batam. Saya memutuskan shalat di masjid raya, baru sekali ini saya shalat di luar kampung saya bengkong laut, selama saya tinggal di Batam. Bersama adek-adek saya berangkat shalat tadi, karena mamak kurang sehat, bapak shalat di masjid dekat rumah.

Kemaren sore saya terusik untuk segera berada di Arafah untuk menunaikan haji. Rasa ini sebelumnya  belum pernah ada, saya ingin berlari ke Allah T_T, mungkin di sana rasanya lebih dekat. 

Di Idul Adha kali ini, khutbahnya tentang bagaimana orang tua berkorban untuk anak-anaknya. Saya mulai me-review apa yang diajarkan oleh orang tua saya, bagaimana untuk tidak membenci orang lain dan memulai meminta maaf terlebih dahulu. Jadi, bagaimanapun perlakuan orang lain terhadap saya, semoga jauh lah kata benci itu, karena bencinya luruh dengan air mata dalam do'a. Makanya, dikatain cengeng, ban bocor nangis, kena hujan nangis, gak direspond nangis, :))) paraaah. Tapi gakpapa kalau nangis bisa buat hidup ini tanpa beban dan saya berusaha keras untuk tidak membebani, menghantui bahkan membuat orang lain susah dengan keberadaan saya. Maka, tolong hamba ya rabb.

Sekali lagi, happy iedul adha ^^

Diposting oleh Unknown di 19.55 0 komentar

Minggu, 13 Oktober 2013

Arafah Day

Ya allah gift money to the poor,
Ya allah help the people in bad situations,
Ya allah give every one good health, mind and heart,
Ya allah give us long life,
Ya allah forgive every moslem,
Ya allah reward the ummah with jannatul firdaus,
Ya allah forgive every moslem for their past sins,
Ya allah give us the heart that Muhammad saw had,
Ya allah make us fall in love in a partner that you love,
Ya allah let our bad deeds become to good,
Ya allah, let us to do haji and umroh for you
Ya allah accept this important dua..aamiin..

#repost_SarahVi

Diposting oleh Unknown di 21.53 0 komentar

Selasa, 08 Oktober 2013

Tingkah Polah Mahasiswa-Dosen

Ini cerita dua sisi, antara dosen dan mahasiswa. Si dosen sedang demam, daritadi malam, kena panas dan angin bersamaan sepanjang jalan ke kampus. Jadwal hari ini pagi pukul 08.00 wib, kontrak dengan mahasiswa pukul 08.25 paling lambat, dengan gerak lambat tanpa sarapan, si dosen sampai di kampus 08.30. Kelas sepi, si mahasiswa sembunyi, sisa 10 orang, si dosen menunggu 10 menit, akhirnya masuk satu per satu hingga penuh kelas. Si dosen kemudian membuka pertemuan, dengan basmallah dan salam, dengan suara tercekat menahan tangis, karena ulah mahasiswa dan memilih tidak melanjutkan kuliah.

Menutup kelas dengan salam, kemudian memilih istirahat menjelang pukul 15.30 kelas berikutnya. Ternyata pukul 11.00 wib ada jadwal tambahan, ada mahasiswa yang meminta jam tambahan sekitar 5 orang untuk mengaji bersama. Mereka datang ke kosan si dosen, melingkar bersama si dosen mengkaji tentang urgensi niat dalam setiap amal perbuatan.

Sekitar pukul 12-an ketika dosen ingin istirahat, ternyata ada kelas tambahan pkl 13.00. Berhubung si mahasiswa sudah mencari ruangan akhirnya si dosen memutuskan untuk mengajar. Si dosen meminta tolong untuk dijemput, alhamdulillah ada mahasiswa yang berada di sekitar rumah si dosen. Ketika perjalanan menuju kampus, di tempat yang sepi, tidak ada pepohonan sama sekali, panas terik, ban motor bocor. Akhirnya si dosen dan mahasiswa meminta bala bantuan motor mahasiswa lainnya. Alhamdulillah sampai kelas dan berjalan sebagaimana mestinya.

Kelas sore, si dosen mengajar kelas senior, para pegawai dan karyawan. Di kelas itu si dosen bercerita di akhir kuliah tentang pengalaman seharian. Sekelas terhibur, tertawa bersama dan bilang si dosen ternyata agak cengeng.

Begitu lah cerita sore, tingkah polah mahasiswa dan dosen hari ini. Setiap tindakan harusnya beralasan, si dosen di akhir kelas sore menyampaikan bahwa ini 10 hari pertama bulan dzulhijjah, kalau saat ini belum berkesempatan menunaikan ibadah haji, maka jadikan segala yang dianggap ujian itu dengan sabar. Banyakin istigfar, tasbih, tahmid dan tahlil.

Saat ini si dosen duduk manis di kapal membawanya pulang ke kampung halaman. Sesekali mendokumentasikan mentari yang akan tenggelam selama perjalanan.

Diposting oleh Unknown di 16.07 2 komentar

Tanyakanlah dan Ini Jawab ku!


Jika mereka bertanya kepadamu
tentang semangat, jawablah bahwa bara itu masih tersemat dalam dadamu!

Bahwa api itu masih bersemayam dalam dirimu!
Bahwa matahari itu masih terbit
di hatimu! Bahwa letupan itu siap meledak dalam duniamu!

Katakan itu pada
mereka, orang-orang yang ragu akan
kemampuan dirimu.. karena mimpimu saat ini adalah kenyataan untuk esok (Hasan Al-Banna)

*copas group sebelah

Diposting oleh Unknown di 01.09 0 komentar

Minggu, 06 Oktober 2013

Cerita Akhir Pekan di Ocarina

Saya belum mengantuk hingga selarut ini, saya memutuskan untuk menulis. Akhir pekan yang lalu, jadwalnya memasak, akhir pekan ini saya membuat cerita berbeda. Let me tell you..:)

Arisan

Ini kegiatan arisan bermula sekitar 7 bulan yang lalu, ada sekitar 10 orang ikut serta. Anggota arisan ini, mobilitasnya tingkat tinggi, susah bertemu, akhirnya yang datang tadi pagi hanya 3 orang plus 1 penggembira. Kami memutuskan arisan di Ocarina, pagi hari dengan niat olahraga. Jadwal pukul 6 pagi, akhirnya bermula pukul 7 pagi. Terancam gagal sebetulnya, karena saya berharap hujan. :p

Bersepeda

Di Ocarina disediakan fasilitas rental sepeda, 15 rb/ jam. Kami memutuskan untuk bersepeda dan tidak lari. Ada hal lucu tadi, ketika ditanya petugas rental sepeda ke salah satu  anggota genk arisan (inisial D), petugas menanyakan "kak, sepedanya single atau couple?" Si D menjawab "I'm single and very happy". :))))).
Ketika harus menyerahkan jaminan untuk rental sepeda, boleh ktp/ sim/ identitas lain/ 100 rb. Taukah apa yang dikeluarkan oleh salah satu genk arisan dengan inisial R, ia mengeluarkan kunci motor, sambil bilang "gakpapa bang pakai kunci motor aja, soalnya kami gak bawa identitas". *ngawur.com

Scoopy Time

Oke...pagi tadi juga giliran saya belajar naik motor scoopy. Alhamdulillah, sudah lumayan bisa walau suka oleng karena suka nurunin kaki. Pelatihnya juga galak dengan inisial S "kakak.....dah dibilang jangan suka nurunin kaki!!" :s
Saya mau mulai nabung, mau beli scoopy, sudah kebayang perjalanan kos ke kampus di tanjung pinang. hehehe.

Sarapan Pagi

Nah ini...olahraga cuma 1 jam, tapi sarapannya berbagai macam. Dari mie ayam hingga bubur ayam dengan selingan gorengan. Sarapan menjadi bermakna ketika terjadi diskusi hangat, tadi kami membahas tentang passion dalam pekerjaan dan studi lanjutan. Tak lupa...membahas mimpi tentang  bagaimana menjadi wanita mandiri  tapi tetap menjadi ibu rumah tangga yang berkarya untuk keluarga (haha..berat)

Hari ini...happy, kegiatan hari ini ditutup dengan kunjungan ke gramedia dan dinner. Saya ingin menikmati hal-hal indah sederhana seperti ini. Bercengkrama, memberi semangat, dan ingin manfaat. Saya belajar hari ini, salah satu yang mengganggu hal-hal indah seperti ini adalah ketika kita mendahulukan berbicara di gadget dengan orang nun jauh disana, dan tidak memperhatikan sekitar kita. Itu membuat tidak nyaman. Maka, saya belajar untuk mengurangi ketidaknyamanan itu...karena kalau dibegitukan, saya juga merasa tidak nyaman. Hehehe....

Diposting oleh Unknown di 10.24 0 komentar

Cerita Dapur: Periuk Dung!

Kegiatan di dapur hari ini harus didokumentasikan, saya memaksa diri untuk menulis. Tadi pagi, iseng nge-ping si adek joyah ngajakin ke pasar. Di ping, di WA, ditelpon no respond dari pukul 6 pagi baru nge-jawab pukul 8. Aihhhh...langsung diteriakin  "woi anak gadisssss...bangun tengah hari". Tunggu punya tunggu akhirnya ke pasar sekitar pukul 9 pagi, sudah lumayan panas tuh. Sepanjang perjalanan ke pasar, kami diskusi tentang menu yang akan kami masak nanti. Kebetulan si mamak, baru mendarat dari Jakarta, jadi kita mengambil peran untuk memasak hari ini.

Akhirnya diputuskan untuk memasak sup ayam, sambal terong jengkol, dan ikan dengan masakan yang tidak jelas. Si joyah hanya ingat pernah makan dengan masakan seperti itu, jadi dia mengira-ngira sendiri seperti apa bumbunya.

Pasar bengkong harapan menjadi pilihan untuk belanja. Pasar itu berada di sepanjang bukit, lumayan olahraga, soalnya beli ayam segar di puncak paling atas (sambil ngelap keringat). Si joyah belum 1/4 bukit, udah jajan es, pas turun bukit sempet ngelirik anting-anting dan ternyata dibeli, memanglah si joyah.

Akhirnya sampailah kami di tempat eksperimen yaitu dapur. Si joyah bunyikan musik favorite nya sambil curhat tentang kerjaan di kantor. Kami berbagi tugas, saya memasak sop, si adek joyah masak sambal plus ikan. Nah..pas adek goreng terong dan yang lainnya, saya sudah siap untuk menumis sop. Pertama, meletakkan periuk di atas kompor dipanaskan. Kedua, menuangkan minyak.Ketiga, itu periuk berbunyi...dung! Kami berdua saling berpandangan, kenapa periuk ini jangan-jangan rusak. Keempat, baru akan memasukkan bumbu, si periuk bunyi lagi, dung!. Keenam, kami memutuskan mengganti periuk.

Mamak sesekali keluar kamar, memeriksa kerjaan kedua anak gadisnya. Terus si adek tanya "mom, periuk itu rusak ya? Kenapa dia bunyi dung dung gitu". Mamak bilang dengan santai " oooh...itu karena kepanasan dan belum dikasi apa-apa ya tadi di dalamnya ?". Saya dan adek ketawa terbahak-bahak, kita kurang praktek di dapur, periuk yang disalahkan. :)))))

Hal lucu lainnya, sup saya sudah siap disajikan, si adek masih mau menggoreng ikan, dia dengan hebohnya bilang "masak ikan ini harus di tempat yang lepek, biar hasilnya bagus, tapi bukan kuali". Saya bilang "ohh..pakai alat masak mamak yang anti lengket itu...". Apa sih namanya saya lupa, yang saya tau ibu-ibu pada arisan buat dapatin itu alat masak, bentuknya seperti pembakar, tapi tertutup. Nah si adek tanya "kakak..ini taruk ikannya di sisi yang mana? Sisi ini atau ini?" Alat itu ada dua sisi, satu halus, satu bergerigi. Saya mengiyakan sisi yang bergerigi. Kemudian si adek saya tinggal mandi dan sholat, karena sudah pukul 1 siang. Masaknya lama sekali berjam-jam sampai lewat jam makan siang :)))).

Ketika saya keluar kamar, si adek langsung nyolot "kak..salah ni kita, hancur ikannya...tebalik yang halus itu alasnya, yang bergerigi penutupnya".
:))))))

Hiburan deh sabtu ini, habis makan siang dengan mamak. Kami kelelahan sangat, langsung tertidur. Saya terdengar, pintu kamar berderit, si bapak yang baru pulang ngelihat kita udah tepar di dalam kamar, sambil bilang "anak gadis baru masak macam kerja berat". Zzzzzzzzz

Hasilnya jangan tanya yaaa...tenang aja ntar kalau enak dan berhasil saya cerita lain waktu deh :))))

*post minggu lalu

Diposting oleh Unknown di 09.17 0 komentar

Sabtu, 07 September 2013

I'm Sam

Film ini recommended banget buat yang suka drama keluarga. Tanpa sengaja, terhenti di film ini waktu gonta-ganti channel, mengurai tawa dan airmata nonton ini. Saya nonton bareng dengan teman sekamar, untungnya lampu dimatikan, yang terdengar cuma isakan. hehehehe.

Film ini tentang seorang ayah yang mengalami keterbelakangan mental dan mengasuh anak hingga umur 7 tahun. Kemudian pemerintah setempat melalui Departemen Perlindungan Anak, ingin mengambil hak asuh dari ayahnya karena merasa perkembangan anak akan terganggu selama dalam pengasuhan ayahnya. Anaknya cantik deh, di film itu namanya Lucy (Dakota Fanning) dan ayahnya Sam Dawson (Sean Penn). Ketika di persidangan, percakapan pada part ini yang menguras airmata, ketika si jaksa terus menuntut agar si ayah mengakui bahwa ia tidak mampu mengasuh Lucy. Jalan cerita ini mengajarkan kepada saya, sebenarnya tak cukup hanya dengan "usaha keras", tetapi harus lebih keras lagi.

Jadi, film ini ceritanya menghibur hati yang luka, kesal habis ngerjain ujian pajak hari ini dan salah hitung >;<  Disini di pojokan Bogor sudah seminggu, dan menunggu seminggu lagi untuk pulang ke Batam, istirahat tak sampai 24 jam dan harus menyebrang lagi ke Tanjung Pinang.Tak ingin dibayangkan. Dan sepertinya harus seperti Dawson, tak cukup kerja keras, tapi harus lebih keras lagi, dan tak ada yang sia-sia karena semuanya akan berdampak kalau tidak saat ini maka suatu saat nanti. Chayoooo!!!!


Diposting oleh Unknown di 04.17 0 komentar

Selasa, 03 September 2013

Bukan Hal yang Baru!

Well, saya sekarang berada di Bogor, sudah hari kedua sejak awal September dan masih harus berada di sini 12 hari kedepan. Ini bukan hal yang baru untuk saya, mengikuti pelatihan ke luar kota tetapi bertahan selama 14 hari itu yang disebut dengan "sesuatu". Meramu agar bosan ini tak membumbung tinggi dengan kegiatan yang monoton. Selama dua hari mengikuti pelatihan, saya paling disiplin dengan jadwal istirahat, apakah itu coffee break, lunch, ataupun sholat ;p. Sesekali..saya melihat jam di pergelangan tangan, memastikan agar waktu istirahat tepat waktu :)). Hiburan bagi saya adalah ketika waktunya makan, saya senang bereksperimen, misal harusnya salad pasangannya mayonese maka saya ganti dengan sambal hehehhe....




Lunch : Entertaining Enough hehehhe


Saya serius mengikuti pelatihan ini, bentuk keseriusan saya adalah dengan memutuskan untuk duduk baris paling depan dan tepat berada di depan pemateri. Aktivitas mengantuk, ngerumpi, atau bermain hp terminimalisir dengan sendirinya karena sadar posisi. Ini bukan hal yang baru dalam hidup saya, peristiwa seperti ini terjadi beberapa kali, sesuatu yang sebenarnya tidak buruk, kemudian saya hindari pada waktu dulu maka hanya menunggu waktu saja, ia akan kembali lagi. Kali ini adalah masalah akuntansi, keuangan dan kebendaharaan yang saja jauhi dari zaman baheula tetapi hari ini dengan begitu saja hal-hal itu menghampiri saya untuk dipahami dan dipelajari. Kalau ditanya itu untuk apa? emang mau jadi apa? sesungguhnya saya jarang berpikir terlalu detail begitu, saya sudah terbiasa untuk melakukan hal di depan saya dengan sunguh-sungguh dengan sepenuh hati maka tunggu saja apa kejutannya, saya meyakini hal itu :). Saya mencoba menikmati dan mengikuti pelatihan ini, dan saya rindu masa-masa duduk di bangku kuliah dan mendapat ilmu baru. 






Seharian tadi saya mempelajari tentang pajak, saya memutuskan tidak segera ke toilet walau harus  ataupun sekedar bertanya ke teman sebelah saya ketika tidak paham. Pematerinya hari ini luar biasa, hingga setiap kata-katanya bermakna, dan saya suka! Namanya Bapak Budi Raharjo, yang saya ingat, beliau jadi PNS sejak umur 15 tahun ketika Presiden RI pertama memimpin hingga Presiden SBY hari ini, ia tetap abdi negara. Beliau menjelaskan tentang pajak begitu lugas, dari PPh 21, PPh 22, PPh 23, PPh 26, PPh 15, dan lainnya. Kalau diibaratkan dengan mengisi bahan bakar untuk kendaraan, maka hari ini full tank.

Diktat Pelatihan
Saya hanya ingin berbagi semangat, ketika dalam hidup ini kita dibenturkan dengan sesuatu yang kita hindari padahal itu tidak buruk. Maka suka atau tidak suka, berat ataupun tidak berat, setengah hati atau sepenuh hati apapun itu, cobalah lakukan dengan sungguh-sungguh maka tunggu saja hasilnya :). 

*saya sedang memotivasi diri sendiri


 
Diposting oleh Unknown di 09.10 3 komentar

Rabu, 28 Agustus 2013

Semua Kabar Baik!

Begitu banyak kabar yang datang hari ini, saya coba memutuskan bahwa semua itu adalah kabar baik. Suka atau  tidak suka, pada hakikatnya semua kabar itu adalah kabar baik tergantung pada persepsi kita. 

Seperti pagi ini di tengah berbagai pekerjaan yang minta diselesaikan, ada keputusan saya harus ke Bogor selama dua minggu, saya bilang ke orang tua saya, "kenapa saya harus bekerja begitu keras padahal saya cewek?" . Orang tua saya kemudian menjawab, "daripada gak kerja". Ini kabar pertama, setiap amanah pekerjaan yang diberikan kepada  saya merupakan kabar baik untuk saya agar dapat melihat dunia lebih luas, tidak sempit.

Menjelang siang di kantor, ada kabar lain datang, ada seseorang yang mempertanyakan "identitas" saya menggunakan sudut pandangnya dan "menghakimi" saya, bisa jadi ia bertemu saya sekilas, tak dalam hitungan jam. Hai kawan, sungguh beruntungnya anda, ketika dalam hidup anda banyak pilihan peran, kalau saya boleh mengatakan bahwa untuk saat ini, pilihan saya hanya kerja atau kerja keras atau kerja lebih keras lagi. Pada part ini, saya menjadikan ini kabar baik, bahwa ternyata ada yang memperhatikan saya, tetapi saya memutuskan untuk tidak menjadikan itu urusan saya.

Ba'da dzuhur, kabar lain datang lagi, kabar dari "rekan kerja" saya, menurut saya, dengan dia saya bisa membangun mimpi, yang tidak bisa sembarang orang memahami apa yang kami ingin bangun suatu hari nanti, karena saya sendiri saja tidak bisa mengurainya. Tapi, siang ini dia mendapatkan tawaran peluang pekerjaan lain yang luar biasa. Well, saya adalah pemikir berat, untung kantor sepi, meneteslah airmata membayangkan apa yang akan terjadi atas keinginan-keinginan tak nyata untuk saat ini yang saya namakan mimpi itu. Saya jadikan berita ini adalah berita baik berikutnya, bahwa mimpi di sini belum nyata, mungkin dia bisa memulainya lebih dulu di sana.

Hari ini belum berakhir, semoga kabar-kabar yang akan datang nantinya akan tetap menjadi kabar baik. Karena pada hakekatnya semua adalah kabar baik, tergantung kita memandangnya dari sisi yang mana.

*kabar baik berikutnya adalah hujan akan turun | allahumma shayyiban naafi'an.

Diposting oleh Unknown di 00.42 0 komentar

Sabtu, 24 Agustus 2013

Di Bawah Bukit Bintan: Saya Cinta!

Perjalanan hari itu tanggal 20 Agustus 2013 dimulai sejak pukul 6 pagi. Cukup excited karena saya harus mengendarai mobil sewaan dari Tanjung Pinang menuju kantor bupati Kabupaten Bintan Km. 45 Bintan Buyu. Saya tidak sendiri, ada kelompok mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang saya bimbing, beriringan menuju bintan buyu sebanyak 4 mobil dan satu motor (terpaksa naik motor karena mabuk darat).

Ini kali pertama saya mengendarai mobil antar kota (baca: Kota Tj.Pinang-Kabupaten Bintan :p). Di dalam mobil ada mahasiswa cowok yang bisa mengendarai mobil, hanya saja saya memutuskan untuk nyetir sendiri agar mual tak memuncak. Jalan berkelok-kelok dan berundak seperti naik jet coaster. Selama perjalanan saya cukup menikmati pemandangan, masih ada hutan terbentang selama menuju kerajaan bintan ini. Saya rasa seperti perjalanan antar kota di jawa. Kecintaan saya terhadap Kepulauan Riau (Kepri) bertambah dengan perjalanan ini. Baru kali ini saya mengunjungi sudut lain Kepri khususnya bintan :). Dan saya cinta :).

Sekitar 45 menit atau 1 jam ya perjalanan itu, saya tidak bisa memastikan. Saya sempat mual, dan itu memuai hilang ketika disambut megahnya gedung kantor Bupati di bawah Bukit Bintan (terlihat di picture yang diambil secara tidak profesional karena mabuk darat). Saya tidak tau apa benar itu Bukit Bintan, saya hanya menamai-nya sesuka saya. Suasana masih pagi dan matahari masih mengintip malu-malu, saya hanya ingin bilang : "itu indah, kawan".

Singkat cerita, kenapa saya hadir di kantor bupati itu, dalam rangka pelepasan mahasiswa KKN Universitas Maritim Raja Ali Haji (Umrah) di Kabupaten Bintan. Mahasiswa bimbingan saya ditempatkan di Gunung Kijang. Aula kantor Bupati Bintaan menguning dengan almamater Umrah.

Hal lainnya yang membuat saya cinta dengan perjalanan ini adalah ketika presentasi dari salah satu perwakilan Pemerintah Kabupaten Bintan yang menjelaskan tentang keadaan wilayah dan potensi kabupaten ini. Kenapa saya cinta? Ada beberapa daerah yang sering saya dengar dan tidak pernah tau dimana itu, dan ternyata berada di Kabupaten ini.

Saya ingin mengabadikan memori saya tentang Bintan melalui tulisan ini. Kabupaten Bintan terdiri atas 10 Kecamatan, ada beberapa kecamatan yang membuat ada lampu di atas kepala saya kemudian ada tulisan "oh ternyata di sana letaknya". Oke, izinkan saya menyampaikan kecamatan apa saja yang ada di Bintan, sebagai berikut:

1. Kecamatan Teluk Sebong, nah di bawah kecamatan ini ada namanya Desa Berakit. Tetangga saya di Batam berasal dari berakit, dulu waktu kecil ketika hari raya tiba, mereka selalu dengan riang pulang kampung menuju berakit,saya sering dengar nama tempat itu dan baru tau kalau berada di Bintan.

2. Kecamatan Gunung Kijang, nah gunung kijang ini lokasi KKN mahasiswa saya. Ketika puasa ramadhan kemaren, kami bolak balik konvoi survey lokasi. Di Kecamatan ini juga, Pantai Trikora berada, saya belum pernah kesana tapi gaung tentang pantai ini sudah kemana-mana.

3. Kecamatan Bintan Pesisir, saya mengenal kecamatan ini dari tugas kuliah mahasiswa saya di kelas seminar administrasi negara. Khususnya Desa Numbing, mahasiswa menulis tentang kedisiplinan pegawai dalam pelayanan publik di desa itu karena letak Desa Numbing ini harus menyebrang lagi dari Bintan. *Saya ingin berkunjung ke sana

4. Kecamatan Teluk Bintan, nah kalau pernah mendengar pesta durian di Bintan. Salah satu desa di bawah kec ini yaitu Desa Bintan Buyu yang menjadi penghasil durian. *saya belum makan durian bintan

5. Kecamatan Bintan Timur, ternyata saya sudah pernah sampai di sini, di taman kota kijang. Hal lain, yang buat saya senyum-senyum sendiri nih nulis kecamatan ini. Alkisah ada teman saya, asli bintan, bercita-cita ingin menjadi Bupati Bintan. Setelah saya mendapat penjelasan tentang kecamatan di Bintan, iseng saya sms. "Tinggal di kecamatan mana?" Dia jawab "Kec. kijang Kota". Dan tidak ada kec itu di Bintan :))), sepertinya dia perlu asisten ahli sebelum jadi Bupati Bintan, dan itu saya ;).

6. Kec. Tambelan, ini Kec. Yang jaraknya jauh dari Bintan. Saya ingin mempelajari daerah ini, karena katanya perjalanan menuju ke sana menggunakan kapal 1 hari 1 malam, benarkah? *_*

Nah.... 4 kecamatan selanjutnya saya belum punya cerita, belum punya kisah, dan saya akan membuat cerita nya nanti :), yaitu : 7. Kec. Toapaya 8. Kec. Mantang 9. Kec. Seri Kuala Lobam 10. Kec. Bintan Utara.

Perjalanan hari itu berakhir di Tanjung Pinang, pukul 4 sore, setelah saya mengantarkan dulu mahasiswa ke Gunung Kijang. Saya Cinta Bintan!

*menunggu perjalanan ke sudut Kepri lainnya

Diposting oleh Unknown di 17.53 0 komentar

STOP The Blaming Game!

Stop the blaming game, ini saya baca dari salah satu bukunya Indra & Nunik Noveldy (relationship coach). Saya menyimpulkan ini bisa diterapkan ketika kita berinteraksi dengan yang namanya manusia, siapa saja itu maka berhentilah untuk menyalahkan.

The blaming game, bukan hanya ketika kita mengatakan it his or her fault. Tanpa kita sadari, seringkali yang sering dilakukan adalah menyalahkan diri sendiri. Dampaknya lebih parah ketika menyalahkan diri sendiri, kita akan semakin terpuruk, melihat yang lain di puncak tertinggi dan kita jauh di dasar lautan.

Dalam hal ini, saya ingin meletakkan the blaming game ini dalam kerjasama tim. Apabila ini berlangsung terus menerus, menyalahkan orang lain ataupun diri sendiri menyebabkan kerja tim sangat rapuh. Ingin dimengerti tapi tak mau mengerti, ingin dipahami tapi tak mau memahami kadang menjadi alasan kedua kubu yang "ingin" dan "butuh" dimengerti dan dipahami. Komunikasikan dan berkomunikasilah karena tidak semua bisa dipahami dan dimengerti dari gerak tubuh dan raut muka.

Kemudian apa yang harus dilakukan? Bukan saatnya mencari kesalahan dan menyalahkan diri sendiri. STOP the blaming game! Maka katakanlah " l'm responsible" maka kekuatan dan semangat ekstra kita akan muncul untuk memperbaiki masalah dan melakukan perubahan. Kenapa begitu? Tim ada karena mimpi bersama, catat mimpi bersama! Bukan tentang mimpi-ku atau mimpi-mu saja, maka ambil peran dan bertanggung jawab sebaik mungkin, bersungguh-sungguh dan libatkan Allah dalam setiap prosesnya, tunggulah hasilnya.

Haiii mimpi...tak tau seberapa jauh lagi lelah ini harus tertahan sampai bisa menyentuh-mu, letih ini akan terbayar untuk segera berada di suasana yang diimpi-impikan itu, semoga bertambah bijak-lah ketika harus melewati jalan terjal sebagai batu loncatan, semoga setiap kita, kami, saya, ku dan mu diberi kesabaran dan keteguhan hati untuk sampai di puncak impian. #Sujood

Stop the blaming game :)

Diposting oleh Unknown di 07.54 0 komentar

Jumat, 23 Agustus 2013

Alhamdulillah!

Saya harus bahagia..
Saya harus bahagia...
Dan saya harus bahagia...

Dengan bahagia...maka langkah menjadi ringan, hati menjadi lapang, bisa memandang luas tanpa batas.
Bahagia itu menyebabkan semua lelah tak bersisa, memuai begitu saja.

Dengan bahagia, kantuk di pagi hari yang harus dilawan dengan menyetir kurang lebih satu jam, tak sempat sarapan, lanjut bersama ombak sekitar 1 jam lagi, disambung jadi penumpang roda dua tanpa helm dan masker wajah di tengah terik matahari dan debu sekitar 30 menit, di tempat tujuan ditunggu 1000 pcs barang untuk diperiksa, kemudian kembali ke kampung halaman dengan jalur sebagaimana pergi, karena saya bahagia, sungguh itu memuai begitu saja.

Bahagianya nambah, sepulang dari perjalanan panjang tadi menyempatkan lihat new baby nya boss, dan itu anak ke enam. :')

Bahagianya nambah lagi, setelah sekian lama akhirnya bisa bertemu dengan ramah bersama "tim kecil" yang punya mimpi besar. Dan bertemu di tempat yang nyaman dan santai.

Sungguh nikmat mu ya rabb, menganugerahkan kesehatan hingga bisa menjalani berbagai rutinitas dan mengenal rasa bahagia. Tak perlu risau, ketika nikmat yang diinginkan tak kunjung datang, bersyukur lah karena nikmat lainnya begitu deras mengalir tak cukup air laut sebagai tinta untuk menuliskannya.  #sujood :')

Diposting oleh Unknown di 06.06 0 komentar

Selasa, 20 Agustus 2013

Saya Lelah!

Saya lelah...
Saya lelah...
Saya lelah...
Seperti tak berujung...

Saya lelah...
Untuk semua yang harus
Untuk semua yang ingin
Untuk semua yang butuh
Saya kerjakan....

Saya lelah...
Memperhatikan jalan di kegelapan
Mengambil posisi di jalan yang sempit
Menginjak gas dan rem dengan jempol kaki...
Bersisipan dengan bus dan truk besar..
Berbalik arah karena jalan rusak...

Saya lelah...
Saya lelah...
Saya lelah....

Saya butuh perjalanan khusus, tidak perlu ke gili trawangan seperti picture di tulisan ini. Tidak perlu jauh, saya hanya butuh masuk "gua" untuk beberapa saat, sebagaimana orang lain juga melakukan itu, boleh?

Saya hanya lelah, tidak sedih, saya hanya sulit tidur malam ini...

*ini perkara lelah nyetir seharian 6.30-21.30-an

Diposting oleh Unknown di 08.01 0 komentar

Selasa, 13 Agustus 2013

Ayat Favorite-ku, kamu?

Ketika ingin Allah berbicara, maka bacalah ayat-ayatnya. Ada satu ayat yang membuat saya yakin bahwa selalu masih ada jalan ketika masalah datang bertubi dan menghimpit, selama Allah ingin menolong, maka tiada siapa yang bisa menahan. Dan tilawah maghrib ini, sampailah pada ayat favorite, dengan terjemahan sebagai berikut:

"Jika Allah menolong kamu, maka tidak ada yang dapat mengalahkanmu, tetapi jika Allah membiarkan kamu (tidak memberi pertolongan), maka siapa yang dapat menolong mu setelah itu? Karena itu, hendaklah kepada Allah saja orang-orang mukmin bertawakkal" (q.s Al-imran: 160)

Tolong hamba mu ini ya Allah, love u more n more each day ya rabb :')
---------------------------------------

*alhamdulillah isya'

Diposting oleh Unknown di 05.42 0 komentar

Selasa, 16 Juli 2013

Single?

Siapa bilang stalking itu selamanya buruk, buktinya stalking pagi ini nemu tulisan yang buat semangat dan menginspirasi dari @sarah_vi tentang single...biar gak lupa...dipajang deh ni di blog...:) happy reading ya..smoga manfaat, aamiiin.
--------------------------------------

Wahai muslimah kesayangan ku
sekiranya dirimu tidak dihadiri lelaki, itu tidak berarti dirimu tidak diingini. Jangan khawatir karena CINTA ALLAH itu suatu yang sangat PASTI.
Sesungguhnya Allah sedang memelihara hati dan jiwa mu daripada DIKECEWAKAN dan didatangi perasaan RIAK.

Dekatkanlah dirimu kepada ilahi, berilah cintamu kepada yang memiliki cinta, pasti cinta sejatimu akan kau temui jua.
Tak usah berharap cinta pada insan yang kau sendiri TIDAK PASTI.

Jadilah seperti FATIMAH R.A mendiamkan diri kepada lelaki yang kau sukai. Berdoalah kepada Allah, berdo'a dan terus berdoa. Insyaallah dirimu pasti dicari, berpeganglah pada kata-kata ini:
"Jagalah Allah, Allah pasti menjagamu"

Muslimah seperjuanganku...

Tak usah dirimu khawatir, berbuatlah sesuatu karena Allah, dan bukannya kritikan manusia, karena mereka juga hamba Allah..
walau dirimu tidak cantik di dunia, walau dirimu tidak menjadi siulan di dunia, semoga dirimu menjadi bualan di syurga kelak. Semoga dirimu dipandang di syurga kelak..inshaallah...

When you are feeling lonely, remember that Allah does appoint angel to everyone, and that Allah has a plan for you. Allah is only source of, Allah knows best..
Leave something for Allah but never leave Allah for something. Because Allah without man is still Allah, but man without Allah is nothing. Only what you do for Allah, will last ;)
#sujood @sarah_vi
---------------------------------------

Diposting oleh Unknown di 18.55 0 komentar

Kamis, 11 Juli 2013

FEAR

Takut yang tak beralasan, mohon kekuatan kepada yang Maha Kuat, karena kalau Ia berkehendak maka tidak ada kekuatan lain yang akan menandingi.

Hadapi setiap hal dalam hidup, jangan lari. Pilihan untuk diri sendiri, lari atau hadapi! Lari akan menyelesaikan masalah hanya untuk hari ini, tetapi sepanjang hidup menghantui....
Maka hadapilah...agar setidaknya tau apa yang terjadi dan ujung dari cerita kehidupan ini.

*tq sarra

Diposting oleh Unknown di 15.29 0 komentar

Kamis, 06 Juni 2013

He "Called" Me

Jum'at berkah ya robb, Finally, he called me. It's very clear...

Jum'at berkah, show me the way ya robb...

Jum'at berkah, i'm not backing down, others door will be opened by You

Jum'at berkah, may Allah bless us, our decision and our way....

Diposting oleh Unknown di 21.54 0 komentar

Jumat, 31 Mei 2013

Welcome June!

Terik pagi di awal juni di tanjung pinang, ditutup hujan deras sepanjang perjalanan pulang ke batam. Disambung hujan di sudut kamar, sepanjang malam. Cuaca-pun tak selamanya hujan, hanya perlu menunggu sedikit reda maka akan cerah. Atau, kalau pun harus menembus hujan, berjalanlah dan terima resikonya, basah.

Welcome june, please be awesome n good to me ^^

Diposting oleh Unknown di 14.07 0 komentar

Rabu, 29 Mei 2013

Diam dalam Hujan

Seharian hujan, dan aku suka.
Karena waktunya berdo'a.
Seharian di perjalanan, dan aku suka.
Sama itu juga waktunya berdo'a.

--------------------------------------
Orang-orang yang merindu, namun tetap menjaga kehormatan perasaannya, takut sekali berbuat dosa, memilih senyap, terus memperbaiki diri hingga waktu memberikan kabar baik, boleh jadi do'a-do'anya menguntai tangga yang indah hingga ke langit. Kalaupun tidak dengan yang dirindukan, boleh jadi digantikan yang lebih baik. Tere Lije
--------------------------------------

Aku pun sedang begitu,
Dalam hujan, senyap dalam diam,
Semoga menguntai tangga nan indah,
Berpilin ke atas, berharap Allah menjawab YA ^^

*Baruna dalam Hujan

Diposting oleh Unknown di 00.30 0 komentar

Selasa, 28 Mei 2013

Lempar Jauh-Jauh!

Di antara...ke-riweh-an hari ini, dari yang nunggu-in orang berjam-jam sampai makan siang tak bisa beranjak. Makan di tempat, untung ada teman yang berbaik hati, bungkusin. Perjuangan dari jam 8 pagi hingga jam 2 siang, dududu. Pulang dari kampus, mesti berpanasan karena si angkot jarang lewat, diturunkan di tengah jalan sesuai permintaan. Pulang ke kosan seluruh rumah dibuat mainan sama rayap. Akhirnya,  mesti muterin kota kecil berundak-undak (baca: tanjung pinang) buat nyari kontrakan. Nemu kontrakan tapi belum buat keputusan.

Diantara hiruk pikuk hari ini, masih sempet utak-atik time line nya Tere Lije terus nemu sesuatu kemudian di share ke teman-teman \\^^//

Berikut kira-kira isinya:
---------------------------------------

Percayalah, jika dia memang belum siapp menikah, lepaskan segera, lemparkan jauh-jauh perasaan itu. Nah kalau dia memang jodoh terbaik, dia akan kembali dg cara baik, cara terhormat. Kalau tidak kembali, insyaallah ada gantinya yang lebih baik. Tere Lije

---------------------------------------

^^ | no comment, keep moving!

Diposting oleh Unknown di 09.56 0 komentar

Minggu, 26 Mei 2013

Berjuta Rasanya by Tere Lije

Sore tadi menyempatkan diri ke toko buku, tidak ada agenda beli buku pribadi. Ada titipan buku yang harus dibeli untuk keperluan di kantor. Sekilas di rak buku best seller ada buku nya Tere Lije dengan judul "berjuta rasanya". Mau beli, tapi ditahan dulu, beberapa buku yang dibeli belum habis dibaca. Tapi sinopsisnya, kira-kira begini:

---------------------------------------

Untuk kita, yang terlalu malu walau sekedar menyapanya, terlanjur bersemu merah, dada berdegup lebih kencang, keringat dingin di jemari, bahkan sebelum sungguhan berpapasan.

Untuk kita, yang merasa tidak cantik, tidak tampan, selalu merasa keliru mematut warna baju dan pilihan celana, jauh dari kemungkinan menggapai cita-cita perasaan.

Untuk kita, yang hanya berani menulis kata-kata dalam buku harian, memendam perasan lewat puisi-puisi, dan berharap esok lusa ia akan sempat membacanya

Semoga pemahaman baik itu datang. Bahwa semua pengalaman cinta dan perasaan adalah spesial. Sama spesialnya dengan milik kita. Tidak peduli sesederhana apapun itu, sepanjang dibungkus dengan pemahaman-pemahaman yang baik

------------------------------------

Semoga pemahaman baik itu juga segera datang pada ku. Semoga tidak terlalu lama membebani orang lain, karena lamban paham.

Diposting oleh Unknown di 06.49 0 komentar

Rabu, 22 Mei 2013

Tidak Seperti Kelihatannya

Karena kita tidak bisa melihat penjelasan di hati orang lain, maka bukan berarti penjelasan itu tidak ada.

Karena kita tidak bisa melihat keindahan pada sesuatu, maka bukan berarti tidak ada indah disana.

Dunia ini dipenuhi dengan hal-hal yang tidak bisa kita lihat.

Coba periksa, ketika orang lain tidak bisa melihat betapa rindunya kita pada seseorang, maka bukan berarti rasa rindu itu tidak ada, bukan?

Ketika ada orang lain tidak bisa melihat betapa sakitnya hati kita, maka bukan berarti rasa sakit itu tidak ada, bukan?

---------------------------------------

Ketika orang lain tidak bisa melihat betapa besar keinginan kita, maka bukan berarti rasa ingin itu tidak ada, bukan?

Ketika orang lain tidak bisa melihat betapa riuhnya percakapan antara hati dan pikiran, maka bukan berarti percakapan itu tidak pernah ada, bukan?

Ketika orang lain tidak bisa melihat ketika harapan itu selalu saja teruntai lewat do'a panjang, maka bukan berarti do'a dan harapan itu dihentikan, bukan?

Karena semuanya tidak seperti kelihatannya.

(Tere Lije, saduran Dian)

Diposting oleh Unknown di 02.33 0 komentar

Minggu, 19 Mei 2013

Betah di terminal bus! (Terminal Berpadu Selatan)

Nyaman, betah, senang, itu kesan pertama di terminal bus TBS, Kuala Lumpur Malaysia. Beberapa kali melalui terminal bus ini, baru kali ini bisa potrat potret kanan kiri. Kali ini saya ambil trip malam hari, pukul 1 dini hari dari kuala lumpur menuju johor bahru.

Trip kali ini dinamakan emergency trip kata mamak. Walau bentar dan gak kemana-mana karena ada urusan. Ternyata saya cukup terhibur dengan terminal bus ini di trip yang singkat kali ini. Daripada ngelihat si mamak ngantuk nungguin bus pukul 1 malam, saya memilih ngecipris deh disini. Kalau di Indonesia ditata kembali manajemen pengelolaan transportasi massa dengan pelayanan seperti di TBS, banyak deh yang mau naik bus tanpa rasa "was-was" dalam hal apa pun. Saya yakin Indonesia bisa, asal mau! (Baca: Political Will)

Kalau bahasa malaysia, teringin sekali nak beritau, selese (baca: nyaman) berada di terminal bus ini, tanya kenapa? Sedikit saya share beberapa penampakan suasana malam di TBS ^^

Keterangan masing-masing foto menyusul....karena kata instruktur blog saya yang pada malam ini saya paksa jawab pertanyaan "gimana supaya tiap foto bisa dikasi keterangan?" Si suhu menjawab: "gak bisa via hp".

Jadi ngasi ide ni suhu, mesti ganti gadget nih....#eh

Diposting oleh Unknown di 09.05 0 komentar

Kamis, 16 Mei 2013

Jangan teriak! Aku Paham!

23:37 PM

Tak perlu kau teriak lantang
Aku sudah paham
Tak perlu kau teriak berulang
Dengan berbagai alasan
---------------------------

Sungguh...Tak perlu bersuara lantang
Aku sudah paham
Tak perlu penekanan berulang
Karena aku berusaha meredam
--------------------------------

Tak perlu kau ajarkan
Tak perlu kau tunjukkan
Aku diam
Aku paham
-------------------------

Takdir itu kuasa Tuhan
Kenapa engkau yang mengatur jalan?
Membuat cerita dan peraturan
Setumpuk alasan dan persyaratan

Cukupkan, jangan teriakkan
Cukup berbisik perlahan
Dan aku akan paham
Yaa..perlahan bersama malam

*sudut kamar mencegah mimpi*

Diposting oleh Unknown di 09.39 0 komentar

Rabu, 15 Mei 2013

I'm Dancing with "Nirmala"

Diciptakan seorang insan
Lembut hati bak redup pandangan
Pabila berkata
Seluruh alam menyaksikan kesyahduan
Bagai tersentuh rasa percaya
Tika terdengarkan
Aduhai...

Telah jauh berkelana entah di mana
Ada rasa hanya kuntum kasihnya
Khabar itu merelakan perjalanannya
Ada jiwa hanya kuntum kasihnya
Biar panas membakar
Biar ranjau mencabar
Telah mekar hati seindah purnama
Dipujuk segala rajuk
Sepi rindu adakala
Meracun imannya
(Biar panas membakarBiar ranjau mencabar Hati mekar seindah purnama)

Siapa menyapa bagai pelita
Arah yang menghilang tika gelita
(Duhai kasih bulan saksi)

Tatap tidak ditatap
Kotakan di dada yang terdetik
Temukan sang cinta
(Angin pun mula berceritaSemesta nyata terpedaya)

Kekasih tak berbahasa
Getir fikir derita mengharap Suara...

Tangis bagai gerimis
Hati bak tasik pedih
Cuba cari hakikat Temukan azimat

Kasih gundah gerhana
Diam tak berirama
Gusar tambah gementar
Tak tertanggung rasa
....................................

*merapat jam 5 sore dari pelabuhan punggur, batam, langsung muter lagu ini sepanjang jalan menuju rumah...hampir 1 set sekitar 10 kali putaran hags! I'm dancing while driving hehehehhe, gak tau makna liriknya, karena lihat anak tk depan rumah latihan nari ini......so...buang kesal n be happy ^^ walau jalan macet, gaji tertunda, diabaikan "rekan kerja", disewotin temen, disambut tumpukan kerjaan, menari lah.....menari disini di hati...sleep tighty ima, be strong as always :*

Diposting oleh Unknown di 06.23 0 komentar

Minggu, 12 Mei 2013

We Love You, mamak!

Sore hari kemaren, H-1 menuju milad mamak tersayang, saya belum menentukan memberi kejutan apa di miladnya kali ini. Padahal sudah di acc sama bapak untuk beli hadiah karena beliau juga mau ikut urunan, hehehe.
Sore itu ada agenda saving club di tempat favourite ocarina, dilanjutkan nobar dengan film yang tidak saya ketahui dulu sinopsisnya, schedule hari itu mengalir begitu saja.

Film-nya diputar saya masih sibuk dengan gadget, membalas beberapa curhatan teman, sambil mikir harus membeli kado apa buat mamak karena besok sudah agenda keluarga seharian dan mall-pun tidak ada yang buka pukul 7 pagi (emangnya sekolah hehe).

Selama film diputar, saya tidak fokus pada filmnya tapi mencari waktu yang tepat untuk keluar dari studio, karena khawatir toko tutup.
Akhirnya, saya bisa keluar studio 20.30 dan film sudah berjalan 1jam, saya meluncur keluar meninggalkan teman-teman di dalam, kemudian keluar masuk toko, melihat apa yang pantas dijadikan hadiah. Hingga, saya pun terduduk, di kursi tunggu mall, mengirim picture beberapa pilihan hadiah kepada teman terdekat untuk mendapatkan justifikasi atas pilihan yang tepat.

Singkatnya, pilihan jatuh pada jam tangan cantik putih emas dengan nuansa keramik dan rantai, keluaran AC. Mikir panjang banget harga dengan keberadaan isi kantong. Tidak tau keyakinan itu datang begitu saja, pasti ada rezeki lagi nanti :)

Hari ahad ceria, kami sekeluarga sudah membuat schedule untuk makan siang bersama, di piayu laut, nun di ujung. Pagi itu, sengaja belum saya ucapkan selamat milad buat mamak, sampailah ketika semua sudah di dalam mobil, kami semua mengucapkan "happy milad mamak" sambil memberikan kado-nya. Dan mamak suka! | Alhamdulillah 'ala kulli hal.

Sepanjang jalan menuju kelong, adek-adek nyanyi sambil kita ngobrol santai tentang planning si bungsu ngelanjutin studi. Sampai di kelong makan lahap dengan menu gonggong, ketam, ikan asam pedas, dan sotong goreng. Di tengah makan lahap, mamak pun terucap, besok kalau ima nikah, sebelum acara, keluarga malaysia semua dibawa makan disini. Hehehe atas keinginan mamak saya amin kan. Dan nama itu pun disebut lagi, saya senyum lagi, sambil mikir *amin kan gak ya :p

Pulang dari kelong dengan keadaan kenyang, alhamdulillah, tidak langsung pulang, si adek cowok minta diantar beli gadget yang ditaksir selama ini. Kata mamak, hari minggu ini waktu-saya milik mereka, karena biasanya sibuk katanya, jadi tugas minggu ini mesti mengantar dan menunggu #eh :))

Hmmm..nemenin beli hp itu sungguh menggoda, yang lainnya pada tukar tambah hp, saya ngacir ke toko yang jualan bungkusnya hp saja.
Anyway, hari ini saya happy, karena mamak happy, dan semua anggota keluarga lengkap serta semuanya happy :*

Karena bahagia itu sederhana, mulailah dengan menyediakan waktu dan tak berhitung atas segala sesuatunya. We love you, mamak!

Diposting oleh Unknown di 07.22 0 komentar

Jumat, 10 Mei 2013

Mainan baru! I'm happy!

I'm happy!!!!
Saya memutuskan untuk bahagia :) , jadi untuk siapa-siapa yang ingin membawa saya ke dunia-nya yang saya tak paham masalahnya, jauh-jauh dari saya yaaaa hehehe.
Saya punya mainan baru (sambil tari piring). kemudian teman-teman terdekat menertawakan karena kata mereka itu aplikasi sudah lama. Tapi yang perlu digarisbawahi kalau ada aplikasi chat secanggih apapun, kalau tak ada lawan bicara, apa kabar dunia, judulnya. Hehehhe.
Saya juga sudah tau itu lama, yang membuat saya bahagia dan mau segera mendownload-nya ternyata saudara-saudara sudah berkumpul semua di group itu. Miss them badly :'(
Kami jarang sekali berkumpul, di batam bisa dibilang kami tak cukup banyak punya saudara, sepupu maupun ponakan. Bahkan seringnya, kalau mau piknik keluarga, si mamak ngajakin tetangga, biar ramai.
Nah....mulai siang kemaren, terasa ramai, cekakak cekikik sendiri di depan gadget. Keluarga di ujung jawa timur, kuala lumpur (ini yang paling ramai), johor, tanjung pinang, dan satunya yang  nyempil di jerman, bersibuk ria ngoceh dan ngecipris tak berhenti.
Aihhhh...rindu sangat dengan abang dan kakak...suara ponakan- ponakan kecil pun bergantian sudah yang hanya ngomong "ba...ba...ba..." sampai yang nangis meraung mau ikutan juga.
Jalur ke gadget saya jadi crowded, but i'm happy. Yang seru..kalau sudah pada ngecipris, yang nyempil di jerman protes karena disana tengah malam, tapi kami-kami yang di benua asia ngobrol santai sambil gelar tikar :))))

Alafyu ambang family :*

Diposting oleh Unknown di 18.15 0 komentar

Selasa, 23 April 2013

Velly (Pelajaran tentang Rasa)

Sore ini...trip rutin ke Tanjung Pinang, saya lupa tidak mengantongi buku. Daripada termenung, utak atik gadget kemudian lihat foto velly, anak kucing yang aktif sekali, hewan peliharaan mamak di rumah. Dulu, waktu lahir dari ketiga saudaranya, ia paling tak menarik, warnanya hitam dominan dan campur totolan kuning. Dulu, saya tak berkenan memegang, tapi sekarang semua keluarga saya jadi sayang. Velly jadi kucing kecil aktif, dengan bulu yang halus, mata berbinar-binar, menarik perhatian dengan membesarkan badannya ketika bertengkar dengan saudaranya.
Velly yang lucu, yang suka lari kanan kiri, kadang terbelit dengan kabel charger hp yang bergelantungan antara meja dan tempat tidur.
Dari Velly, sore ini aku belajar tentang rasa, terinspirasi juga dengan tulisan Darwis Tere Liye, bahwa perasaan itu tak sesederhana kalkulator, dan tak sepasti ilmu matematika. Hari ini engkau bilang tak suka, belum tentu esok hari dan minggu depannya, begitu juga sebaliknya. Perasaan berubah begitu cepat, lebih cepat dari mendung ke hujan dan tiba-tiba terang. Perasaan tak sepasti ilmu biologi, ketika seorang istri bergolongan darah O dan suami bergolongan darah O maka anakpun pasti bergolongan darah O. Tapi beda dengan rasa, benci ketemu benci belum tentu berpisah kalau jodoh, cinta bertemu cinta juga belum tentu bersatu kalau tak berjodoh (Tere Liye).
Angka 6 dikurangi 1 dalam teori rasa belum tentu jadi 5, angka 6 dikurangi 6 belum tentu 0. Perasaan, dipaksa hilang dan dienyahkan malah tumbuh tak berbilang. Berdamailah...karena ini hanya perkara waktu, untuk meyakinkan kembali apakah perasaan ini harus diperjuangkan atau sekedar angin lalu. Bersabar dan menikmati setiap detik kehidupan dengan segala hikmahnya. Bak, Velly, tetap saja hidup dan bermain walau dulu sedikit yang melirik dan sayang. Kalah sama kucing kecil? ^^
Hei...masjid megah dompak sudah kelihatan, artinya "Selamat Datang di Tanjung Pinang".
Waktunya memastikan barang bawaan karena sebentar lagi kapal merapat.

*Senja Pinang 230413 17.40 PM

Diposting oleh Unknown di 04.02 0 komentar

Sabtu, 20 April 2013

Trip Perdana (Galang-Pinang)

Perjalanan 45 menit ke depan, kali ini saya mau bercerita trip mingguan saya menyebutnya ^^.
Seperti biasa, sejak awal maret tahun 2013 ini, saya harus bolak-balik Tanjung Pinang-Batam seminggu dua kali. Setiap selasa sore dan jum'at sore saya melakukan perjalanan darat sekitar 30-45 menit bersama si putih ke pelabuhan punggur, kemudian naik ferry sekitar 45 menit, setelah merapat di pelabuhan pinang, untuk sampai di kosan mungil putih itu, saya harus naik angkot 10 menit kemudian berjalan kaki sekitar 5 menit. Rutinitas ini saya lalui kembali pada perjalanan pulang ke batam setiap rabu sore dan sabtu sore.
Kenapa harus bolak balik begitu? Ya, karena saya mulai mengabdi di Universitas Maritim Raja Ali Haji (Umrah). Semoga semangat ini tak surut, karena saya mulai menikmati perjalanan ini.
Dan hari ini saya naik kapal dari pelabuhan berbeda, pelabuhan galang yang letaknya di ujung Pulau Batam. Dari bawah jembatan V Barelang ada pelabuhan, layaknya terminal bus. Dan yang saya naiki bukan ferry tapi speed, yang mesinnya ditempel di luar. Takut awalnya, tapi pada prosesnya saya menikmati karena naik speed ini ibarat naik bus, terminalnya di pelantar, berhenti di setiap perkampungan pinggir laut.
Hal baru, pengalaman baru, cukup berkesan, cepat sekali speednya sampai tulisan ini belum kelar seutuhnya, masjid di dompak sudah kelihatan. Itu artinya "Selamat Datang di Kota Tanjung Pinang". Saya harus mengakhiri kisah hari ini, semoga ada kisah baru di hari yang baru. ^^

Diposting oleh Unknown di 02.38 0 komentar

Selasa, 16 April 2013

Kalau Saja (Ada Pilihan)

Kalau saja ada pilihan,
Kalau saja hidup ini hanya tentang memilih.
Kalau saja ada pilihan, untuk tidak bekerja, maka ku pilih untuk menghabiskan waktu dengan kegiatan yang kusenangi.
Kalau saja ada pilihan, untuk tidak memikirkan banyak hal, maka ku pilih untuk menghabiskan waktu ku untuk tidak selalu memikirkan hal-hal yang menguras tenaga dan perasaan.
Kalau saja ada pilihan, dan aku boleh memilihnya, aku ingin segera mengejar impian ku tanpa melewati batu-batu ini sebagai tempat lompatan, ingin terbang langsung memeluk impian.
Kalau saja ada pilihan, aku tak ingin menghabiskan waktu ini sendirian dengan berbagai tuntutan dan harapan.
Kalau saja ada pilihan, aku tak mau menghadapi berbagai sesak kehidupan ini dengan menyertakan tangisan dan terjebak dengan perasaan.
Kalau saja ada pilihan, dan aku boleh memilih...aku mau menghabiskan setiap senja di ocarina dan menghilangkan lelah hari dengan obrolan santai dan lemon squash.
Dear ima.....Tapi hidup itu tak melulu tentang memilih, engkau harus terus berjalan karena itu sebuah bentuk dari pilihan hidup.

Teringat bacaan tadi sore " Ridha dengan ketetapan Allah yang tidak menyenangkan, adalah tingkat keyakinan yang paling tinggi" (Ali bin Abi Thalib R.A)

Diposting oleh Unknown di 07.53 0 komentar

Selasa, 09 April 2013

Mamak, love you!

Teringat quote "kalau kau ingin menangis..keluar dan menangislah bersama hujan"
Sebenarnya segala sesuatu itu tak selalu perlu diungkapkan.
Engkau diam saja, terkadang itu terbaca sebagai amarah terpendam.
Engkau diam saja, terkadang dalam diam engkau dengan seksama memperhatikan.
Engkau diam saja, terkadang sedang berupaya merencanakan.
Engkau diam saja, terkadang menyimpan harapan.
Engkau diam saja, bukan berarti...tak teruntai do'a dan setumpuk harapan.
Dan sore ini, sepenggal cerita itu-pun  mengalir..
Sungguh mulia apa yang engkau perjuangkan.
Yang membuat hati ini menangis bukan karena besarnya kekecewaan, tapi karena keinginanmu untuk menyegerakan tanpa syarat, sebagai sebuah pemahaman.
Ingin kupeluk dan bisikkan, "i love u mamak karena Allah, dan pahamilah mak tidak semua bisa dipaksakan."
Dalam diam ku pula, tak teruntai lagi kata, hanya Engkau ya Allah yang mengetahui isi hati kami dan segala yang kami butuhkan.

*Perjalanan Batam-Pinang

Diposting oleh Unknown di 02.05 4 komentar

Kamis, 14 Maret 2013

Pecahlah Sudah

Mata belum bisa tertutup, tangan dingin, sunyi dan gelap sampai terdengar detak jantung yang cepat sepertinya aku kenal rasa ini. Ini rasa menahan amarah.
Pecah sudah....ibarat membawa air di gelas kaca, airnya penuh, benar-benar dijaga agar tak tumpah. Sesekali keluar dari wadahnya karena terlalu cepat berjalan atau menaiki tanjakan. Sesekali ada rintangan, tersandung batu atau gundukan. Kemana air nak dibawa tentulah tau, tapi ntah kapan sampainya belum terlihat lagi ujungnya. Manusia hanya bisa berencana, Allah yang kemudian menentukan apakah memberikan kita waktu sejenak untuk beristirahat atau bisa jadi dihentikan.
Akhir belakangan ini, sungguh merasa sedang diuji, ketika bersuara lantang bahwa akan berusaha menjaga air ini tak tumpah maka disitulah ujiannya. Diuji di titik terlemah, beberapa kali hampir terjatuh, tapi masih bertahan. Sampai kemarin malam, bukan menyerah untuk bertahan, dorongan itu begitu kuat, sehingga jatuh tersungkur. Wadahnya pecah sudah, berkeping, air mengalir entah kemana.
Pecah sudah...terus meratapi pecahan? Tak ada waktu istirahat, segera mengumpulkan pecahannya, masih rapuh? Tentu saja, sangat rapuh. Terus berjalan kembali, berharap ada mata air di sepanjang jalan ke depan. Pecah lah sudah....
Dear ima....
kalau tidak bisa merubah kondisi kembali seperti semula, maka berusaha keraslah beradaptasi dengan keadaan sebenarnya, jangan berandai-andai kalau ia tak pecah, karena sejatinya ia sudah pecah ^^.

Diposting oleh Unknown di 10.03 3 komentar

Rabu, 13 Maret 2013

Mimpi Itu Semangat Hidup

Mengistirahatkan kaki sejenak di kapal pinang menuju batam setelah mempercepat langkah agar tak tertinggal. Saat ini, jadi rutinitas batam-pinang (PP), lewati darat dan laut untuk sampai ke kampus tercinta UMRAH (Universitas Maritim Raja Ali Haji). Perjalanan ke kampus pun penuh perjuangan, jalanan berbatu, sampai saat menulis ini masih terasa panasnya bebatuan tadi siang. Kalaulah hidup itu tanpa ada rintangan kira-kira seperti apa jadinya.
Selalu saja ada rintangan di setiap episode kehidupan. Ketika ada rintangan kenapa terus berjalan dan tidak berhenti? Karena masih ada impian besar di depan sana tak berwujud saat ini yang sedang menunggu diraih dan kita yakin bisa mengatasinya. Kalau bukan kita yang raih, maka menjadi milik orang lain.
Cukuplah pelajaran hidup sebelumnya, jangan dilewatkan lagi. Impian yang memberi semangat hidup untuk terus bergerak dan berusaha sampai Allah yang menghentikannya. Peluh keringat ini tidak akan sia-sia. Teringat nasehat bapak, ketika mengeluh sambil menangis, kata bapak : "kamu minta baju sama Allah, dikasi, tapi agar nyaman dipakai kamu harus setrika, dikasi pewangi, semua harus diusahakan".
Mungkin hari ini, baru mulai mimpi itu, kalau kemaren masih nyicil beli material, maka sekarang sedang menyusun pondasi. Jadi ingat keinginan waktu itu, ingin membangun daerah, kalau yang lain tinggal naik kereta tercepat, maka saya baru membangun rel-nya. It happends to me ^^, just enjoy it coz dream comes true.
Ketika semangat hidup itu meredup, maka usaha untuk hidupkan kembali lagi mimpi, cita dan cinta itu.


"Senja di MV. Baruna"

Diposting oleh Unknown di 03.02 1 komentar

Senin, 11 Maret 2013

Dibakar Hingga ke Akar

Ini hidup...
Ada rasa sedih, senang, bahagia , suka cita, cinta, kecewa dan rasa lainnya.
Ini hidup...
Ada saat dimana ingin mengabaikan, tapi tak bisa.
Ada saat dimana ekspresi wajahmu tak mewakili gemuruh hati mu.
Ini hidup...
Dengan segala hal di dalamnya.
Ada saat dimana engkau merasa tak dapat lagi berkata.
Saat dimana tak tau ekspresi mana yang dapat mewakilkan rasa.
Ini hidup...
Saat dimana kosong, tak lagi ada kata.
Untaian do'a, kelu di lidah tak teruntai sudah, kemana arah,
Kalaupun masih ada,ia hanya secercah harapan lewat do'a.
Tapi harap itu dibakar sampai ke akar.
Menangis tanpa suara dan air mata.
Dan itulah hidup.

*Diantara tumpukan silabus

Diposting oleh Unknown di 20.14 0 komentar

Senin, 04 Februari 2013

Memulai bahagia: shella untuk kakak azza

Terus membaca dan mulailah menulis..
kutipan sekilas yang pernah saya baca.
saya berniat memulainya td pagi, setelah tertantang dengan tutor blog yang lumayan galak.....^^

Terinspirasi dari buku Makelar Rezeki oleh Jamilazzaini, ada halaman yang dibaca berulang-ulang ketika membahas tentang kebahagiaan. Beliau mengulas tentang teori kebahagiaan yang disampaikan oleh Prof. Daniel Gilbert bahwa, ada dua jenis kebahagiaan yaitu kebahagiaan alami dan kebahagiaan sintesis.  Kebahagiaan alami terjadi ketika apa yang kita inginkan, kita dapatkan. Sedangkan, kebahagiaan sintesis adalah bagaimanapun kondisi yang kita hadapi sesuai atau tidak dengan keinginan, tetapi kita berusaha untuk menciptakan kebahagiaan. Berdamai dengan takdir lebih tepatnya, itu yang saya pahami.

Saya memulainya pagi tadi, dengan riang menjalani rutinitas. Setelah beberapa bulan ini hingga sekarang sedang memahami episode kehidupan kali ini. Walau sempat, sedikit terpengaruh mood nya ketika menjelang siang, namun berusaha balik ke jalurnya. Bahwa saya harus bahagia hari ini, karena ketika kita merasa bahagia, semua terasa kian manfaat.

Bagaimana membahagiakan diri? Caranya bahagiakanlah orang lain, maka rasakan sensasinya. Pertanyaan lanjutan, melalui apa? Lakukan yang kita bisa, dari yang sederhana memulai senyuman hingga berbagi dan mendengarkan obrolan plus ocehan tentang segala hal yang dapat menghilangkan lelah.

Terus siapakah shella, shella is rabbit, sekitar 20.30 Wib tadi kami mengantarkan si shella ke rumah kakak azza yang sedang milad. Si ummi azza cerita, kalau si kakak pengen kelinci. Terhuyung kakak azza bangun karena kelamaan nunggu hadiah milad :D. Berbinar mata kakak azza walau ngantuk, senangnya. Dijaga baik-baik ya kakak azza, semoga kakak jadi akhwat sholehah, amiinnn.
Saya memulainya dari shella untuk kakak azza :*.

Nite all~

Diposting oleh Unknown di 07.57 0 komentar

Kamis, 17 Januari 2013

Coretan: Mimpi dan Hati

Bukankah engkau telah melihat,
Bahwa setelah malam puas dengan gelap gulitanya, maka fajar pagi pun pasti datang dengan sinar cahayanya...(alqarni)

Jum'at berkah, sudah hampir setengah bulan meninggalkan awal tahun masehi. Banyak kisah terukir, sedih, senang, bahagia, semua berusaha diukir dalam bingkai hikmah.

Hidup itu pilihan, engkau memilih kemana jalan yang harus ditempuh dan kapan engkau menempuhnya serta melalui apa dan dengan siapa akan menjalani-nya. Sekarang atau nanti engkau putuskan, yang terpenting adalah melibatkan Allah dalam setiap keputusan.

Penggalan awal tahun yg benar-benar menempa diri, ini bukan masalah pilihan hati, tapi ketika hati dibenturkan dengan mimpi. Siapa yang akan engkau menangkan, tentu mengikhlaskan untuk melanjutkan mimpi. Karena mimpi itu jauh lebih dulu ada dengan segala hal didalamnya.

Jangan pernah berpikir kita paling sengsara, hidup terlalu singkat untuk meratapi hal yang belum diketahui muaranya. Berharap Allah selalu mengarahkan pilihan terbaik dalam setiap jengkal kehidupan, memberi dengan tangan kanan dan melalui depan.

Jum'at berkah, pagi datang, dengan cahaya-Nya, ukir kisah baru nan berkah, love u Allah...

Diposting oleh Unknown di 17.24 0 komentar
Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda
Langganan: Komentar (Atom)

Blog Design by Gisele Jaquenod