skip to main | skip to sidebar

Waktu Batam


Arsip Tulisan

  • ► 2013 (38)
    • ► Desember (1)
    • ► Oktober (7)
    • ► September (2)
    • ► Agustus (6)
    • ► Juli (2)
    • ► Juni (1)
    • ► Mei (10)
    • ► April (4)
    • ► Maret (3)
    • ► Februari (1)
    • ► Januari (1)
  • ▼ 2012 (3)
    • ▼ Desember (3)
      • Aksioma Politik Anggaran : Hingar Bingar Banggar
      • Cerita sore : kacang campur, kepingan cd, dan sepo...
      • Cerita Sore: Persahabatan di Suatu Masa

Followers


Tulisan Dian

Minggu, 16 Desember 2012

Aksioma Politik Anggaran : Hingar Bingar Banggar

Pembangunan di suatu daerah tidak lepas dari perencanaan anggaran yang terdiri atas anggaran pendapatan, anggaran pembiayaan dan anggaran belanja daerah. Akhir tahun seperti ini, merupakan jadwal yang sibuk bagi seluruh para pemegang kepentingan, hilir mudik terkait anggaran. Kegiatan untuk menganggarkan program dan kegiatan pada tahun anggaran berikutnya, maupun kegiatan menghabiskan anggaran pada tahun anggaran berjalan.

Kenapa hingar bingar? karena terkadang rapat disertai dengan "teriakan" atas nama rakyat atau bisa jadi perang media ketika kalah dalam negosiasi dalam forum formal yang telah disediakan. Suara kebenaran dalam sistem demokrasi di negeri kita tercinta ini, belum tentu terletak pada suara terbanyak. Yang terbanyak itulah kadang tujuannya lebih pragmatis dan oportunis, karena kondisi memaksa hal tersebut.

Begitu juga dengan penyusunan anggaran, dalam hal ini APBD (Anggaran Pendapatan Belanja Daerah), sistem perencanaannya bukan hanya dengan pola Top Down tetapi dikombinasikan dengan pola bottom up. Artinya masyarakat diberikan peluang sebesar-besarnya untuk mengambil peran dalam perencanaan anggaran dalam bentuk usulan program dan kegiatan. Sebutlah berbagai forum yang disediakan, Musrenbang maupun usulan yang masuk melalui Reses Dewan. Program dan kegiatan yang diusulkan oleh masyarakat-pun tak jauh dari kehidupan, jalang berlubang, gorong-gorong dan drainase yang sangat menolong ketika hujan datang, pembangunan tempat ibadah dimana mereka bisa aktualisasi diri secara vertikal maupun horizontal, tak jauh usulan itu dari kebutuhan riil mereka.

Atas nama rakyat semua program dan kegaiatan diusulkan, pernyataan politik dengan segala kebenarannya disuarakan tetapi jarang bisa dibuktikan (Aksioma Politik Anggaran) dalam dokumen anggaran yang nantinya akan disahkan. Kalaulah itu program dan kegiatan yang diusulkan merupakan murni dari masyarakat dan memperjuangkan kebutuhan masyarakat, komitmen politik menuju 2014-lah yang selanjutnya diminta dari perwakilan masyarakat terhadap para konstituen. Tidak semua proses penyusunan anggaran seperti itu, tapi hanya sedikit yang tidak seperti itu.

Sebutlah, ketika ada kisah penyusunan APBD 2014 di suatu negeri antah berantah, belanja modal dikalahkan dengan besarnya belanja pegawai (belanja rutin). Siapakah kemudian yang dimenangkan? Belanja modal yang kembali kepada masyarakat ataukah belanja rutin yang kembali kepada belanja pegawai? Teorinya minimal imbang atau lebih besar belanja modal, tapi tidak demikian kebenarannya.

Masih hingar-bingar di luaran sana tentang anggaran, bersamaan dengan derasnya suara hujan, semoga Allah tetap berkenan menurunkan keberkahan dan menjaga mereka yang tetap dalam perjuangan dan niat baiknya selalu dalam penjagaan, aminn.
Diposting oleh Unknown di 22.53 0 komentar

Kamis, 13 Desember 2012

Cerita sore : kacang campur, kepingan cd, dan sepotong ayam.


Acak ya judulnya sore ini, tapi itu sekelumit potongan kisah menutup hari ini, kamis sore dengan hujan tiada henti. Allahumma shoyyiban naafi'an.

Pulang kantor 16.30 an, ada jadwal ngajar jam 6 an sore. Ups baru inget kalo harus maketin kacang campur, kacang dicampur-campur...yang udah ditunggu temen nun jauh..di pulau jawa. Berangkat dr kacang campur, diputuskanlah u/ menuju MegaMall, sejengkal dr kantor.

Kepikir sebelumnya, masa' mesti sendiri kesana, tapi dipikir-pikir lagi sptnya memang sekarang sedang butuh waktu u/ sendiri.
Setelah kacang campur didapat, jam menunjukkan masih jam 5an, akhirnya hoho, mari ke menjenguk keping cd, tapi hari ini bukan korea. Keping cd orang kulit putih :).

Setelah lihat ke kanan kiri, harus kemana lagi, baru ingat kalau belum lunch. Dikarenakan jam mengajar harus sampai jam10 malam, ok akhirnya diputuskan gabung Lunner (Lunch & Dinner). Ok..sendiri tanpa kata menikmati sepotong ayam. Kadang kita memang perlu waktu untuk sendiri, mengamati sekeliling, pasti mereka punya kisah sendiri.
Terkadang sendiri itu memberikan ruang bagi diri kita untuk berbicara, menyambungkan antara keinginan sesaat dan mimpi, berdialog, agar berdamai dengan hati...

Jari-jari saya sedang terus mengetik kata untuk membentuk sebuah kalimat, lihat jam lagi, oow sudah jam 6 kurang. Ok..waktunya meluncur untuk berbagi, dibawah hujann, menyusuri jalan yang ramah nan basah...
Semoga Allah berkenan menurunkan berkah..
Allahumma shoyyiban naafi'an...

Parkiran MM

With putih :)
Diposting oleh Unknown di 06.01 1 komentar

Selasa, 11 Desember 2012

Cerita Sore: Persahabatan di Suatu Masa

Sore ini semua berjalan seperti biasa, beres-beres dari meja kerja, melihat keluar jendela, teduh sore ini, karena diguyur hujan sepanjang siang, jalanan basah menyapa ramah. Indah dan tenangnya, sudah berapa banyak sore indah yang terlewat begitu saja karena hanya fokus pada uraian-uraian mimpi berbentuk tugas dan kerja. 
Sore ini, sejenak menarik napas, memejamkan mata, hmmm sudah jauh rupanya berjalan, sudah sampai dimana ya sekarang meniti jalan menggapai mimpi. Yap, kadang tanpa kita sadari kita secara sengaja menghilangkan kebiasaan, misal menyapa dan menjaga hubungan baik dengan para sahabat di suatu masa. Bukan masa lalu, tetapi di suatu masa, sekali lagi di suatu masa. Syukur alhamdulillah, ketika Allah berkenan mempertemukan kita dengan para sahabat-sahabat yang membuat kita nyaman di setiap masa dalam kehidupan kita.
Sebutlah masa itu, ketika kita berada di dunia lompat tali, tentu ada sahabat yang membuat kita mempunyai rasa percaya diri. Sebutlah masa pada dunia remaja, tentu kita sudah membuat kisah sendiri bersama mereka hingga tanpa sengaja kita menemukan jati diri. Sebutlah masa, dimana kita mulai mengaktualisasikan diri dan mulai menyusun mimpi...mereka dihadirkan oleh Allah untuk kita. Sebutlah juga masa, dimana engkau terpuruk jatuh...karena salah mengambil keputusan entahlah itu karena cinta atau apapun sebutannya, mereka juga hadir bersama kita. Dan, saat ini pun Allah menghadirkan mereka untuk kita, ketika mulai tertatih, letih, dengan mimpi yang tak kunjung kelihatan ujungnya.... mereka disini bersama kita...So, Let's give thanks to Allah...yang telah menganugerahkan sahabat-sahabat yang baik di sekitar kita. 
Persahabatan di suatu masa, artinya mereka bukan orang yang sama, waktu terus berjalan, kebutuhan juga tentu berbeda. Tidak ada kata melupakan, tidak ada sahabat masa lalu, adanya sahabat di suatu masa. Sahabat pada masa lompat tali lah yang mengantarkan kita...bisa membuka tangan dengan sahabat-sahabat di masa yang lain.
Tak dapat disebut satu persatu, di tepi jendela sore ini, untuk semua kebaikan para sahabat di suatu masa. Semoga bertemu kembali dan membuat cerita di episode kehidupan yang lain. Love You All Coz of Allah.
Diposting oleh Unknown di 03.03 1 komentar
Postingan Lebih Baru Beranda
Langganan: Komentar (Atom)

Blog Design by Gisele Jaquenod